KEMISKINAN SUMBER KEJAHATAN

adminYang Nulis Si ALvin ALvyo

Mari kita lihat kasus ini:
Pak Fulan, seorang penghuni perkampungan kumuh, di pinggiran kota tertangkap polisi untuk kesekian kalinya, saat sedang melakukan aksi kejahatan. Kaki dia ditembak agar jera dan tak mengulangi lagi aksinya. Sudah berulang kali Pak Fulan melakukan kejahatan. Berkali-kali pula dia masuk tahanan. 

Pak Fulan mempunyai seorang istri dan anak perempuan yang masih kecil. Sehari-harinya, Pak Fulan hanya bermain judi kartu, togel, atau yang lainnya. Kalau menang, lumayan, bisa menyambung hidup. Kalau kalah, dia dan komplotannya melakukan aksi kejahatan agar mendapat uang. Tentunya, sebelum beraksi, Pak Fulan dan komplotannya sudah memperhitungkan resiko. Jika berhasil, uang berlimpah akan diperolehnya. Tapi, kalau gagal, hanya dua kemungkinan, tertangkap polisi atau dikeroyok massa. Nyawa taruhannya.

Kemiskinan yang menggelayuti warga pinggiran Surabaya, sangat memprihatinkan. Pekerjaan susah didapat, karena tingkat pendidikan pak Fulan hanya sampai SD, bahkan banyak yang buta huruf. Kehidupan yang kejam dan persaingan hidup membuat mereka menghalalkan segala cara, yang penting bisa memberi makan anak istri. Tak peduli uang itu dari hasil kejahatan.

Dari kasus di atas saya akan membahas singkat hubungan antara kejahatan dan kemiskinan.

Beberapa definisi kejahatan
  1. Kejahatan adalah suatu perbuatan yang bersifat mengerjakan ataupun meninggalkan suatu perbuatan yang mana sangsinya telah ditentukan oleh hukum.
  2. Suatu perbuatan atau kejadian yang dapat membahayakan dan undang-undang telah melindungi kemaslahatan ini di dalam Hukum Pidana dan dampak dari perbuatan kejahatan ini adalah hukuman yang akan diterima oleh si pelaku.
  3. Suatu perbuatan yang tidak diperbolehkan yang bersumber dari keinginan untuk melakukan dan hukum telah menentukan sangsinya berupa hukuman atau semisal tindakan-tindakan preventif
    Dari berbagai pendefinisian diatas, maka pengertian yang terakhir lebih mendekati kepada ciri-ciri perbuatan kriminal atau kejahatan, adalah perbuatan atau tingkah laku yang tidak diperbolehkan (illegal) yang bersumber dari keinginan untuk melakukan kejahatan yang mana sangsinya telah ditetapkan oleh undang-undang.

    Perbedaan Kejahatan dan Pelanggaran

    Kejahatan ialah perbuatan yang tidak hanya bertentangan dengan undang-undang tetapi juga bertentangan dengan nilai moral, nilai agama dan rasa keadilan masyarakat, kita ambil sebagai contoh mencuri, membunuh, berzina, memperkosa dan sebagainya. Sedangkan pelanggaran ialah perbuatan yang hanya dilarang oleh undang-undang, seperti tidak pakai helem, tidak menggunakan sabuk pengaman dalam berkendaraan, tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan sebagainya.

    Klasifikasi Kejahatan
    Secara umum Kejahatan dapat dibagi ke dalam beberapa pembagian:
    1. Pembagian kejahatan menurut bentuknya dibagi menjadi tiga: Kejahatan, Pelanggaran berat, dan pelanggaran ringan.
    2. Kejahatan dibagi juga menurut unsur materiil menjadi Kejahatan dalam waktu singkat, Kejahatan yang berkelanjutan, Kejahatan yang diikuti perbuatan-perbuatan yang selanjutnya, Kejahatan biasa, dan Kejahatan berulang-ulang kali.
    3. Sedangkan berdasarkan unsur immateril, Kejahatan dibagi menjadi dua; Kejahatan yang disengaja dan Kejahatan yang tidak disengaja.
      Definisi kemiskinan

      Secara definitif, kemiskinan merupakan ketidakmampuan seseorang, suatu keluarga, atau kelompok masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Kebutuhan pokok bisa berupa pangan maupun nonpangan, khususnya pendidikan dasar, kesehatan, perumahan, dan kebutuhan transportasi 

      Persoalan kemiskinan merupakan persoalan yang multidimensional, tidak hanya berupa persoalan ekonomi semata, melainkan juga persoalan sosial,budaya, politik, dan agama sehingga implikasi permasalahan kemiskinan dapat melibatkan keseluruhan aspek kehidupan manusia.

      Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. 
      Pemahaman utamanya mencakup:
      1. Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
      2. Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.
      3. Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.
        Penyebab kemiskinan:
        1. penyebab individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin;
        2. penyebab keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga;
        3. penyebab sub-budaya ("subcultural"), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar;
        4. penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi;
        5. penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.
          Hubungan Antara Kejahatan dan Kemiskinan

          Kemiskinan, menurut pandangan Aristoteles, adalah bapaknya revolusi dan kejahatan. Agaknya inilah yang menakutkan, kemiskinan dari sudut pandang kekalahan, sarat dengan sindrom kekalahan yang inheren. Kata orang bijak, kemiskinan bukanlah kejahatan, tetapi kemiskinan mudah menjadi biang kejahatan.

          Meningkatnya perilaku vandalisme, tawuran, kriminalitas, dan kekerasan sosial merupakan persoalan terkait kemiskinan. 
          Francis Fukuyama (2004) menyebutkan, kemiskinan merupakan penyumbang terbesar terjadinya guncangan sosial (great disruption) di berbagai negara. 
          Banyak faktor yang menyebabkan kemiskinan, antara lain karena ketidakadilan, kebijakan pemerintah yang salah, korupsi,konflik,kekeringan,bencana alam bertubi-tubi.

          Kemiskinan merupakan masalah global, sering dihubungkan dengan kebutuhan, kesulitan dan kekurangan di berbagai keadaan hidup. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan. Istilah "negara berkembang" biasanya digunakan untuk merujuk kepada negara-negara yang "miskin".

          Dukungan Penanggulangan Kemiskinan
          1. Pertama, tidak secara langsung menangani/menyelesaikan masalah-masalah kemiskinan secara sektoral melainkan memfasilitasi masyarakat untuk merefleksikan persoalan kemiskinan dan mencoba mencari sendiri solusinya.
          2. Kedua, memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan kegiatan dan keuangan.
          3. Ketiga, mengutamakan pendekatan  dan pembelajaran dengan melibatkan warga secara penuh pada proses penanggulangan kemiskinan di wilayahnya, sedangkan penyediaan dana (BLM) hanya sebagai stimulan untuk mendukung implementasi rencana yang sudah ditetapkan.
          4. Keempat, memfasilitasi masyarakat agar mampu berinteraksi dengan pemda (dinas/instansi di lingkungannya), LSM, kelompok profesi, pelaku bisnis, perbankan dan lain-lain sehingga tidak seterusnya tergantung pada "proyek".
          Kejahatan yang berkaitan erat dengan faktor kemiskinan ini adalah materi yang saya presentasikan pada seminar psikologi sosial waktu kuliah dulu. :)
          Semoga bermanfaat.


          Jika sobat merasa artikel KEMISKINAN SUMBER KEJAHATAN ini bermanfaat, silahkan Copas artikel ini, tetapi jangan lupa untuk mencantumkan link sumbernya seperti ini : Source:http://alvinarea.blogspot.com/2011/12/kemiskinan-sumber-kejahatan.html.Saya lebih berterimakasih lagi jika sobat mau mencantumkan link hidup seperti ini : Source: http://alvinarea.blogspot.com/2011/12/kemiskinan-sumber-kejahatan.html.Mohon dimengerti agar maraknya copas tanpa link sumber mereda, terima kasih.

          Artikel Menarik Lain!

          5 komentar

          universal testing machine mengatakan...

          orang miskin tidak akan berbuat jahat kalo pendidikan gratis ane yakin

          floor scale mengatakan...

          setuju banget kalo bisa pendidikan gratis sampai kuliah

          automation mengatakan...

          gak mungkin banget kayaknya kalo sampe kuliah ya?

          ALvin ALvyo mengatakan...

          Bisa saja bila orang tersebut mempunyai prestasi sehingga mendapat beasiswa dari universitas. Sekarang Universitas rata-rata sudah ada seperti itu.
          Dan saya pun pernah diceritakan oleh seorang bapak yang kerja hariannya adalah supir angkot.
          Anaknya mendapat beasiswa dari ITB Bandung, gratis SPP bahkan sampai gratis SKS.

          Timbangan mengatakan...

          Setuju kalo kemiskinan sumber kejahatan, tapi definisi miskin kaya itu seperti apa? pejabat yang jelas sudah kaya tetapi masih juga berbuat kejahatan seperti korupsi. Mohon tanggapannya admin.

          Thanks

          :)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

          Poskan Komentar

          Silahkan berkomentar apa saja yang terkait pada artikel ini. Terima Kasih.